By yusufblogspeed at 06.14
TEMPAT WISATA DI KEBUMEN
mungkin menjadi sebuah kabupaten atau kawasan yang
tidak terpikirkan untuk dikunjungi ketika para wisatawan hendak berlibur
di Jawa Tengah. Semarang adalah kota yang paling diminati untuk
dikunjungi di provinsi Jawa Tengah, namun jangan hanya terpaku pada kota
besarnya saja. Kebumen memiliki banyak keindahan dan keunikan obyek
wisata yang bisa membuat hati para pengunjungnya bergetar.
Walau sebagian memang belum terlalu terjamah, ini dia rekomendasi tempat wisata di Kebumen yang juga merupakan tempat wisata di jawa tengah. Berikut adalah beberapa tempat wisata di kebumen :
Bukit Langit
Terbilang
obyek wisata anyar di Kebumen, Bukit Langit ini bisa ditemukan di
Kecamatan Karanggayam, tepatnya lokasi berada di Desa Giripurno. Walau
belum terjamah oleh banyak orang namun sejumlah wisatawan sudah mencoba
menelusuri wisata alam satu ini. Kegiatan yang asyik dilakukan di bukit
ini bukan hanya sekadar melihat matahari terbit dan tenggelam, melainkan
camping di bukit ini juga bisa apalagi oleh para pecinta alam. Bukit
ini benar-benar dibangun dan diolah sendiri oleh penduduk sekitar
sehingga potensi wisata alam ini bisa lebih dikembangkan.
Untuk menikmati Bukit Langit, disarankan para wisatawan datang di
sore hari atau pagi-pagi sekali karena pemandangan yang lebih memesona
bisa didapat pada waktu tersebut. Pada pagi dan sore hari, sengatan
matahari tidak akan terlalu kuat. Pada saat-saat tersebut jugalah
kegiatan berfoto juga akan lebih seru sebab hasil foto lebih bagus.
Karena masih terbilang baru, maka pengunjung tidak usah membayar untuk
dapat berlibur di tempat ini.
Pantai Logending atau Pantai Ayah
Jika
menginjakkan kaki di Kebumen, maka wisata pantainya jangan sampai
terlewat, terutama Pantai Logending atau yang lebih terkenal dengan nama
Pantai Ayah ini. Salah satu obyek wisata terpopuler di Kebumen adalah
pantai ini sehingga tidak heran bila dibandingkan dengan sejumlah pantai
lainnya, Pantai Ayah lebih ramai dikunjungi. Penggemar pantai yang
lebih suka dengan pantai pasir putih akan betah di pantai yang memiliki
tebing-tebing karang yang mengelilinginya dan merupakan tempat wisata yang cocok untuk anak muda.
Bagi yang tertarik untuk berenang, jangan khawatir karena ombak tidak
terlalu tinggi dan berbahaya walaupun pengunjung juga disarankan untuk
tetap waspada.
- Pengunjung dikenakan biaya masuk pantai Rp 5 ribu per kepala.
- Pengunjung yang ingin mengelilingi pantai dengan naik kuda, silakan merogoh kocek Rp 15 ribu untuk sekali putaran.
- Pengunjung juga bisa menjelajahi pasir pantai secara lebih
menyenangkan dengan menaiki kendaraan ATV seharga Rp 25 ribu untuk
perjalanan 15 menit atau 5 kali putaran.
Pantai Karang Bolong
Segudang
pantai ada di Kebumen dan selain dari Pantai Ayah, Pantai Karangbolong
pun menuai popularitas tinggi diantara obyek-obyek wisata lain yang ada
di Kabupaten Kebumen. Berlokasi di Kecamatan Buayan, pantai ini
mempunyai pasir pantai berwarna abu-abu serta sejumlah batu karang yang
menambah keindahan pantai ini. Ada bukit-bukit tinggi yang juga bisa
disaksikan oleh para pengunjung pantai dalam mengelilingi Pantai Karang
Bolong. Suasana pantai yang lebih nyaman didukung juga oleh adanya
deretan pohon kelapa. Pengunjung yang kelaparan setelah jalan-jalan pun
bisa singgah di beberapa warung yang ada di sekitar pantai demi mengisi
tenaga.
- Pengunjung dewasa dikenakan biaya masuk pantai sebesar Rp 3 ribu.
- Pengunjung anak-anak yang usianya 5 tahun ke bawah dikenakan Rp 2 ribu saja.
Pantai Menganti
Kebumen
memiliki pantai lainnya yang sangat layak untuk dijadikan destinasi
utama, yakni Pantai Menganti yang memiliki sebuah legenda percintaan.
Konon ceritanya di zaman dulu ada seorang panglima perang dari Kerajaan
Majapahit yang menjalin kasih dengan seorang perempuan di mana hubungan
tersebut tidaklah direstui. Karena restu tidak didapat, maka sang
panglima pun kabur. Pantai ini adalah lokasi tempat mereka janjian untuk
bertemu, tapi sepanjang hari sang panglima menunggu, kekasih hatinya
tidak muncul juga dan membuat sang pria berada dalam sebuah penantian.
Dari kisah tersebutlah nama Menganti didapat dan pantai ini disebut
dengan nama Pantai Menganti. Tergolong masih sepi dari pengunjung,
pantai ini menunjukkan pesonanya yang alami sehingga membuat para
wisatawan nyaman ketika menelusurinya. Selain dari panorama yang cantik,
ada juga mercusuar yang merupakan benda peninggalan Belanda di tempat
ini.
- Pengunjung dewasa dikenakan biaya Rp 2 ribu untuk dapat menikmati pantai ini.
- Pengunjung anak-anak yang usianya 5 tahun ke bawah dikenakan Rp 1 ribu saja.
Pantai Pecaron
Pantai
satu ini memang diketahui tidaklah seluas pantai-pantai lain yang ada
di Kebumen. Hanya saja, suasana tidak kalah menyenangkan dari pantai
lain sebab masih jarang pengunjung dan kondisi masih cantik serta alami.
Berada di kecamatan yang sama dengan Pantai Logending dan Menganti,
pantai ini pun menawarkan warna pasir abu-abu dan masih termasuk bersih.
Untuk para wisatawan yang suka mengunjungi pantai yang tidak terlalu
ramai, maka Pantai Pecaron sangat tepat. Pengunjung bisa masuk ke pantai
ini dengan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500 saja.
Curug Silancur
Kebumen
juga memiliki tempat wisata air terjun yang akan membuat para wisatawan
jatuh hati. Air terjun di Kebumen satu ini suasananya masih amat sepi
sebab selain akses untuk menuju ke tempat ini tidak mudah, air terjun
ini juga belum dikelola dan dianggap sebagai obyek wisata komersial dan
merupakan beberapa bagian air terjun di indonesia.
Hanya saja, ada kesegaran yang akan dirasakan oleh para pengunjung
ketika sampai di lokasi ini. Pengunjung pun dapat berkeliling di kawasan
ini secara bebas tanpa harus membayar karcis. Namun bila membawa sepeda
motor, bisa dititipkan dengan membayar Rp 5 ribu saja.
sponsored links
Benteng Van der Wijck
Tidak
hanya wisata alamnya saja yang mampu menarik hati, Kebumen juga punya
benteng peninggalan Belanda yang khas berwarna merah, yakni Benteng Van
der Wijck. Bagi yang gemar wisata sejarah, tentu saksi bisu sejarah
Indonesia satu ini layak untuk menjadi tempat kunjungan selama berlibur
di Kebumen. Benteng yang panjang ini pembangunannya sudah sejak dari
abad ke-18 dengan tinggi 9,6 meter dan luas 3.606 meter persegi. Konon
diketahui juga bahwa benteng ini dimanfaatkan sebagai lokasi sekolah
militer.
Ada sejumlah barak yang juga dimiliki oleh benteng ini yang zaman
dulu dikenal dengan barak para tentara. Hanya saja, kini telah beralih
fungsi menjadi sebuah lokasi atau obyek wisata yang berhubungan dengan
sejarah. Pengunjung yang tertarik bisa datang dan menggunakan wahana
kereta mini yang terletak di atas atap benteng demi bisa menjelajahi
setiap sudut benteng ini. Dari spot tersebut jugalah pemandangan area
benteng akan terlihat semua secara lebih mudah dari atas. Pengunjung
yang ingin menikmati wahana ini bisa membayar sebesar Rp 25 ribu, namun
belum termasuk dengan harga tiket wahana.
Waduk Sempor
Keindahan
lainnya yang akan membuat liburan di Kebumen makin lengkap adalah obyek
wisata Waduk Sempor. Waduk yang memesona ini seharusnya menjadi salah
satu destinasi wisata saat ke Kebumen karena kecantikan alam di
sekeliling area waduk ini. Inti dari liburan adalah untuk refreshing
dan tempat ini menyediakan kesejukan yang dibutuhkan oleh pikiran, hati
dan mata para wisatawan. Berada di Kecamatan Sempor dan di Desa Sempor,
waduk ini bila dari Gombor hanya memiliki jarak tempuh 4 kilometer.
Walau di Kebumen memang relatif panas, namun berada di waduk yang
didirikan pada tahun 1978 ini akan terasa segar.
- Pengunjung dewasa dikenakan biaya masuk sebesar Rp 4 ribu.
- Pengunjung anak-anak yang usianya 5 tahun ke bawah dikenakan biaya masuk sebesar Rp 2 ribu saja.
Goa Jatijajar
Obyek
wisata goa ini bisa ditemukan bila berkunjung ke Kecamatan Ayah dan
memang dibandingkan dengan yang lainnya, goa ini cukup dikenal oleh
masyarakat di luar Kebumen. Goa kapur ini memiliki ketinggian sekitar 12
meter dengan panjang yang mencapai 250 meter. Dari dasar laut, goa ini
ada pada 50 meter dan menjadi lokasi wisata yang diunggulkan di Kebumen.
Liburan di Kebumen belum terasa lengkap jalau belum datang ke goa
ini. Karena lokasinya yang ada di Kecamatan Ayah, maka bisa sekalian
berkunjung ke obyek wisata lain di kecamatan yang sama. Pengunjung dapat
menikmati indahnya goa ini hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 5 ribu
untuk bisa masuk.
Pantai Karang Agung
Satu
lagi pantai yang tidak berpasir putih di Kebumen, yakni Pantai Karang
Agung. Sebaiknya para pengunjung tidak berharap terlalu tinggi untuk
dapat bermain pasir di sini sebab memang pasir saja sulit ditemukan di
kawasan pantai ini. Meski begitu, hal tersebut bukan lantas berarti
bahwa Pantai Karang Agung tidak seharusnya disambangi sebab tidak adanya
pasir justru menjadi daya tarik khas dari obyek wisata ini. Sesampainya
di pantai ini, pengunjung akan disambut dengan batu karang yang
terlihat di sepanjang pantai. Ada sebuah batu karang yang cukup besar
menjorok ke laut tampak oleh mata kita.
Sama seperti kebanyakan obyek wisata di Kebumen, tempat ini masih
tergolong jarang tersentuh dan itu tandanya pantai ini masih sangat
sepi. Hal ini juga dikarenakan konon warga sekitar telah mengeramatkan
tempat ini. Walau menjadi pantai yang dikeramatkan, Karang Agung tetap
seru untuk dikunjungi apalagi oleh para wisatawan yang ingin refreshing
di tempat sepi.
- Pengunjung hanya dikenakan biaya 5 ribu untuk masuk ke pantai.
- Biaya masuk sudah termasuk biaya parkir.
Pantai Petanahan
Jika
ingin berkunjung ke pantai dengan air laut jernih, Pantai Petanahan
yang ada di Kecamatan Petanahan, tepatnya di Desa Munggu ini bisa
dijadikan destinasi asyik untuk rekreasi. Sama seperti Pantai Menganti,
pantai ini pun memiliki cerita legenda yang telah tersebar. Konon pantai
ini dikenal sebagai Pantai Karanggadung dan zaman dulu ada seorang
wanita bernama Dewi Sulastri yang merupakan istri dari seorang abdi di
Pucung Kembar bernama Raden Sujono.
Sang istri diculik saat Raden Sujono tengah bertugas dan penculikan
tersebut dilakukan oleh Joko Puring yang jatuh cinta pada Dewi Sulastri.
Joko Puring membawa istri Raden Sujono ke Pantai Karanggadung dan
memaksanya untuk menjadi istrinya. Sampai Raden Sujono datang
menyelamatkan istrinya, sang istri tetap menolak dipersunting oleh Joko
Puring.
- Pengunjung dewasa dikenakan biaya masuk Rp 3 ribu.
- Pengunjung anak-anak yang usiana 5 tahun ke bawah dikenakan biaya Rp 2 ribu saja.
Pantai Suwuk
Dari
pusat kota Kebumen, pengunjung hanya perlu menempuh jarak 50 kilometer
demi sampai ke Pantai Suwuk ini. Bila beberapa pantai yang telah
disebutkan terbilang sepi pengunjung, maka khusus pantai ini sangat
ramai setiap harinya. Terletak di Kecamatan Puring, cobalah untuk datang
ke Desa Suwuk untuk menikmati pantai tetangga Pantai Karang Bolong ini.
Tentu karena banyaknya pengunjung yang datang, fasilitas di tempat ini
terbilang lebih lengkap dari pantai-pantai lainnya sehingga akan membuat
pengunjung lebih puas berada di sini. Bahkan wisatawan juga bisa
menemukan sebuah pesawat Garuda Boeing 737 yang menjadi keunggulan dari
pantai ini.
- Pengunjung dewasa dikenakan biaya masuk sebesar Rp 3 ribu.
- Pengunjung anak-anak yang berusia 5 tahun ke bawah dikenakan biaya Rp 2 ribu saja.
Goa Barat
Wisata
goa lainnya yang ada di Kebumen dan pantas untuk dikunjungi adalah Goa
Barat yang ada di Kecamatan Ayah. Cukup menuju ke Desa Jatijajar,
aktivitas caving bisa dilakukan sepuasnya karena memang goa ini memiliki
begitu banyak pesona. Salah satu yang menarik perhatian dari goa ini
adalah air terjun yang terdapat di kedalaman goa dengan ketinggian 32
meter. Para wisatawan pun akan terkagum-kagum akan stalakmit dan
stalaktit yang ada di dalam goa ini. Meski terbilang ramai, pengunjung
yang masuk ke dalam goa dibatasi supaya kealamian kondisi goa tetap
terjaga dengan baik. Dalam satu kunjungan, hanya 10 orang saja yang
dibolehkan masuk dan itu sudah termasuk dengan si pemandu.
- Pengunjung dikenakan Rp 30 ribu per kepala untuk dapat menelusuri bagian dalam goa.
- Biaya yang dikenakan sudah termasuk perlengkapan yang dipakai, seperti sepatu boot, helm, headlamp, dan pakaian keselamatan.
Pantai Lampon
Pantai
lainnya yang juga masih terbilang sepi dan masih belum terjamah adalah
Pantai Lampon. Karena memang tidak begitu luas, maka pantai yang
kondisinya masih cantik dan bagus ini bisa dianggap sebagai pantai
pribadi. Hal tersebut disebabkan oleh suasana yang sunyi sehingga
wisatawan dapat merasa tengah berada di pantai miliknya sendiri.
Dengan pasir yang berwarna kecoklatan, pantai ini wajib dikunjungi
bagi yang ingin mendapatkan ketenangan dari hiruk-pikuk kota dan
kesibukan. Masih jarangnya pengunjung menjadikan tempat ini bisa diakses
secara gratis.
Pemandian Air Panas Krakal
Tempat
yang pas untuk memanjakan diri selama berada di Kebumen dengan berendam
air panas adalah di Pemandian Air Panas Krakal. Obyek wisata satu ini
memiliki area bermain untuk anak-anak serta taman di sekelilingnya. Di
tempat ini tersedia kamar VIP yang masing-masing terpisahkan oleh beton
dan jumlah kamar tersebut ada 6 buah. Ada bangku-bangku panjang yang
juga disediakan untuk menunggu di bagian depan kamar-kamar tersebut.
Saat sampai di tempat ini, jangan lupa untuk menengok dan membaca
satu per satu poster yang berisi peraturan. Selama berada di tempat ini,
pengunjung wajib mengikuti setiap aturan yang ada sebelum menggunakan
kamar VIP untuk berendam. Aturan tersebut termasuk waktu berendam yang
dibatasi hingga kurang lebih 15 menit. Pria dan wanita juga dilarang
untuk memakai kamar rendam dalam waktu bersamaan di kamar rendam yang
sama. Sabun juga tidak diperbolehkan untuk digunakan ketika mandi sebab
dikhawatirkan dapat lengket.
- Pemandian Air Panas Krakal ini melayani pengunjung mulai dari jam 7 pagi hingga jam 5 sore.
- Pengunjung dewasa hanya perlu membayar Rp 3 ribu, sedangkan anak-anak dikenakan Rp 2 ribu.
- Jika ingin mandi sekalian, pengunjung wajib mengeluarkan uang sebesar Rp 7.500.
Taman Kota Jenderal HM Sarbini
Jika
ingin berlibur tepat di kotanya, ada taman kota yang menempati lahan
seluas 7.860 meter persegi yang dikenal dengan nama Taman Kota Jenderal
HM Sarbini. Taman ini kemudian ditempatkan di bekas Terminal Bus Kebumen
yang sejak 2003 sempat tidak dirawat dan dibiarkan begitu saja karena
tidak digunakan.
Taman kota ini terbilang baru karena peresmiannya dilakukan tahun
2012 yang lalu oleh Bupati Kebumen. Untuk tempat berfoto, taman kota ini
sangat pas namun pengunjung juga bisa menemukan area untuk hotspot, serta taman bermain untuk anak di sekitarnya.
Sponsors Link
Cagar Alam Geologi Karangsambung
Untuk
para wisatawan yang ingin berlibur dan sekaligus menambah wawasan, ada
Cagar Alam Geologi Karang sambung yang berada di Kecamatan dan Desa
Karangsambung. Koleksi yang dipamerkan di tempat ini ada di alam terbuka
sehingga pengunjung akan lebih nyaman selama menjelajah tempat ini.
Diresmikan di tahun 2006, pengunjung akan dapat menikmati beberapa
contoh batuan yang dipajang di halaman tengah. Tempat ini begitu kaya
akan batuan alam dan fosil yang dianggap sebagai bukti evolusi lempeng
tektonik dari beratus juta tahun yang lampau.
Segala jenis batuan ada di cagar alam ini, termsuk batuan metamorf,
batuan sedimen, serta batuan beku. Kompleks ini juga mempunyai koleksi
batuan yang warna, ukuran serta bentuknya beraneka ragam. Cagar alam ini
diketahui sejak tahun 1964 diketahui telah dijadikan sebagai Kampus
Lapangan Geologi. Perintis dari cagar alam ini adalah seorang Guru Besar
Departemen Teknik Geologi bernama Prof. Dr. Sukendar Asikin yang sudah
pensiun dari ITB di tahun 2003.
Gereja Katolik Santo Mikael
Sebuah
obyek wisata dengan bangunan klasik yang ada di Kebumen salah satunya
adalah sebuah bangunan gereja menjulang tinggi. Ketika akan menuju ke
Benteng Van der Wijck, maka pengunjung pastik akan melewati gereja ini.
Sesampainya di dalam, ruangan yang begitu lega dapat dirasakan oleh
pengunjung karena tingginya langit-langit sehingga tetap sejuk meski
berada di dalam ruangan. Tampak juga di dinding kiri dan kanan ruangan
dipasang sederetan kipas angin untuk membuat sirkulasi udara berjalan
dengan baik pada waktu ibadah berlangsung.
Gereja yang mampu memuat sampai 500 orang dalam satu acara ibadah ini
memiliki sejumlah pintu masuk; ada 6 di sebelah kanan dan 6 lainnya
lagi di sebelah kiri ruangan. Lihat juga kaca patri cantik yang ada pada
bagian atas pintu di mana lukisan tujuh sakramen dan relief-relief
perjalanan salib Yesus terpampang nyata dan indah. Di area dalam depan
ruangan gereja, tepatnya di dinding atas terdapat lukisan roti yang
disimbolkan sebagai tubuh Kristus. Ada juga piala yang berisikan anggur
yang disimbolkan sebagai darah Kristus.
Gunung Pranji
Wisata
alam lainnya yang tidak boleh ketinggalan adalah Gunung Pranji yang ada
di Kecamatan Pejagoan. Walau pengunjung harus berkunjung ke sebuah desa
bernama Pengaringan untuk bisa menikmati panorama indah di Gunung
Pranji, transportasi apapun yang digunakan cukup mudah menjangkau tempat
ini, baik itu dengan mobil maupun sepeda motor. Tidak ada biaya parkir
karena jika naik kendaraan tersebut, bisa dititipkan di rumah penduduk
yang lokasinya ada di bawah kaki bukit.
Bila ingin sampai ke atas dengan mudah, maka naik sepeda adalah yang
paling afdol. Untuk dapat melihat matahari terbit dan juga matahari
terbenam, maka silakan datang pagi-pagi atau sore sekalian demi
mengabadikan keindahan lua biasa lokasi ini. Pengunjung pun
diperbolehkan untuk menginap di area gunung atau bukit ini dengan
mendirikan tenda sendiri. Untuk wisata panorama matahari terbit, lokasi
wisata di Kebumen ini adalah yang paling oke.
Demikianlah sejumlah tempat wisata di Kebumen yang jelas melengkapi
kesenangan para wisatawan selama liburan di kabupaten ini. Bahkan tidak
hanya kesejukan yang didapat, beberapa tempat pun menawarkan pengetahuan
yang lebih bagi pengunjungnya.
sumber:http://tempatwisataunik.com/wisata-indonesia/jawa-tengah/tempat-wisata-di-kebumen
0 komentar:
Posting Komentar